Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia mendorong perubahan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan pembelian, yang kini semakin dipengaruhi oleh media digital, khususnya YouTube. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga sebagai ruang berbagi pengalaman pengguna yang membentuk persepsi dan kepercayaan calon konsumen. Penelitian ini bertujuan memetakan customer journey konsumen pada produk kendaraan listrik BYD melalui analisis konten YouTube. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi dalam paradigma konstruktivisme. Data diperoleh dari dua video YouTube, yaitu kanal Jason Nathaniel dan Pengepul Mobil, yang didukung oleh transkrip, deskripsi video, komentar pengguna, serta literatur ilmiah terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan konsumen terbentuk melalui tiga tahapan utama, yaitu pre-purchase, purchase, dan post-purchase. Pada tahap pre-purchase, konsumen aktif mencari informasi, membandingkan alternatif, dan mengurangi ketidakpastian sebelum membeli. Tahap purchase dipengaruhi oleh harga, teknologi, efisiensi operasional, kualitas produk, dan citra merek. Sementara itu, tahap post-purchase menunjukkan bahwa pengalaman positif mendorong kepuasan, rekomendasi, dan penyebaran electronic word of mouth. Penelitian ini menyimpulkan bahwa YouTube berperan sebagai touchpoint utama yang memengaruhi perilaku konsumen sepanjang customer journey serta menjadi media strategis bagi perusahaan dalam memperkuat pemasaran digital dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.