Dewi Rosiana
Prodi Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Self-Compassion dan Efikasi Diri Akademik pada Mahasiswa Kedokteran Raniandra Nurhanifa Ahmad; Dewi Rosiana; Tia Inayatillah
Bandung Conference Series: Psychology Science 853-860
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsps.v6i2.24101

Abstract

Abstract. Medical students face substantial academic demands throughout their education, alongside the rapid advancement of digital technology. These conditions may increase the risk of academic challenges, making self-compassion and academic self-efficacy important psychological factors. This study aimed to examine the direction and strength of the relationship between self-compassion and academic self-efficacy among medical students. A quantitative approach with cross-sectional correlational design was employed. The participants consisted od 391 medical students recruited using convenience sampling. Data were collected using Self-Compassion Scale (Neff, 2003), adapted by Sugianto et al. (2020), and The Academic Self-Efficacy Scale (Sigone & Caroli, 2014), adapted by Darmayanti et al. (2021). The result revealed a significant positive correlation of moderate strength between self-compassion and academic self-efficacy (r= 0.471. p < .001). Students with higher self-compassion tended to report higher academic self-efficacy. These findings are expected to contribute to the development of research on psychological factors that support medical students in coping with academic demands in the digital era. Abstrak. Mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik yang tinggi selama masa pendidikan, disertai perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya hambatan akademik, sehingga self-compassion dan efikasi diri akademik menjadi faktor psikologis yang penting. Penelitian ini bertujuan mengetahui arah dan kekuatan hubungan antara self-compassion dan efikasi diri akademik pada mahasiswa kedokteran di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi cross-sectional. Partisipan berjumlah 391 mahasiswa kedokteran yang diperoleh melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Self-Compassion Scale (Neff, 2003) yang diadaptasi oleh Sugianto et al. (2020) dan The Academic Self-Efficacy Scale (Sigone & Caroli, 2014) yang diadaptasi oleh Darmayanti et al. (2021). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan kekuatan sedang antara self-compassion dan efikasi diri akademik (r= 0.471. p < .001). Mahasiswa dengan self-compassion yang lebih tinggi cenderung memiliki efikasi diri akademik yang lebih tinggi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam pengembangan kajian mengenai faktor psikologis yang mendukung mahasiswa kedokteran menghadapi tuntutan akademik di era digital.