Novi Ulfah Nihayah
Institut Ilmu Al-Qur'an An nur Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI METODE HALAQAH DAN EVALUASI BERTAHAP DALAM MENJAGA KETAHANAN HAFALAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN BUQ NGANGGIL PURWODADI Novi Ulfah Nihayah
Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences and Education Vol. 3 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Studies on Humanities, Social Sciences, and Education (IJ
Publisher : GoAcademica CRP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/hf7nz138

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi metode halaqah dan sistem evaluasi bertahap dalam menjaga ketahanan hafalan santri di Pondok Pesantren Bustanu 'Usyyaqil Qur'an (BUQ) Nganggil Purwodadi. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah kesenjangan antara pencapaian target hafalan dan kemampuan santri mempertahankannya dalam jangka panjang. Dalam fonemena tersebut belum banyak yang mengkaji dalam penelitian literatur pendidikan tahfiz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan penggasuh pondok, santri, dan alumni pondok tersebut. Lalu dokumentasi kegiatan, dengan dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dua komponen utama yaitu metode halaqah yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat dalam kelompok kecil 2–3 santri berdasarkan capaian hafalan, serta sistem evaluasi bertahap per-5 juz, per-10 juz, 15 juz, 20, juz, 25 juz, hingga 30 juz yang bersifat wajib sebelum melanjutkan hafalan baru terbukti efektif membentuk ekosistem pembelajaran tahfiz yang berorientasi pada kualitas dan ketahanan hafalan jangka panjang. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis sinergis kedua komponen tersebut sebagai satu sistem yang saling memperkuat, bukan seperti pada penelitian-penelitian sebelumnya yang cenderung mengkaji keduanya secara terpisah.