Desa Padanglampe, Kabupaten Pangkep, memiliki potensi besar dalam komoditas jeruk pamelo. Namun, diversifikasi produk olahan belum dilakukan selain hanya dijual atau dikonsumsi sebagai buah Segar. Produksi yang melimpah menyisakan limbah sperti kulit yang belum dimanfaatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis Mahasiswa dalam program PPK Ormawa ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pelatihan dan pendampingan diversifikasi produk olahan jeruk pamelo berbasis pemanfaatan limbah (zero waste) dan ekonomi sirkular guna mewujudkan Desa Padanglampe menjadi Desa Wirausaha. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tiga tahapan utama: sosialisasi program, pelatihan pembuatan produk turunan, dan pendampingan kewirausahaan, termasuk aspek pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah daging buah maupun limbah kulit jeruk pamelo menjadi produk pangan bernilai ekonomis, seperti selai dan Sirup, Serta produk Non-Pangan seperti Pupuk cair dan Sabun cair. Penerapan konsep zero waste pada proses produksi terbukti mampu menekan limbah pertanian sekaligus menciptakan siklus ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga dimulai dari Kelompok Ibu PKK. Pendampingan yang diberikan berhasil merangsang tumbuhnya wirausaha baru yang siap memasarkan produknya. Kesimpulan program ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan langkah strategis untuk mengantarkan Desa Padanglampe menuju Desa Wirausaha yang mandiri dan berkelanjutan.