Abstrak Permasalahan sampah plastik, khususnya Polystyrene (PS), menjadi isu lingkungan yang signifikan akibat sifatnya yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi limbah plastik jenis Polystyrene menggunakan reaktor tabung bertingkat ”PITARA” menjadi bahan bakar alternatif cair menggunakan metode pirolisis dengan variasi suhu 250oC, 300°C dan 350°C, diikuti dengan proses pemurnian menggunakan adsorben bentonite. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan tahapan persiapan bahan, pirolisis pada kondisi anaerob, dan pengujian kualitas fisikokimia produk cair menggunakan metode standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pirolisis Polystyrene menghasilkan rendemen (yield) minyak yang sangat tinggi yakni sebesar 78,26%, 21,3% berupa sisa residu padat serta gaz sebesar 0,44%. Penggunaan 25 gram adsorben bentonite pada setiap liter nya secara post-treatment terbukti efektif meningkatkan kualitas minyak pirolisis, yang ditandai dengan perubahan warna menjadi coklat jernih dan peningkatan sifat fisikokimia. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan nilai viskositas kinematik pada 40°C sebesar 0.795 pada suhu pemanasan 250°C, 0,874 mm²/s pada suhu pemanasan 300°C mm²/s dan 0.939 mm²/s pada suhu pemanasan 350°C, dimana telah memenuhi spesifikasi standar bensin komersial (0,4–1,5 mm²/s). Untuk flash point adalah 25,0°C pada suhu pemanasan 250°C, 32,0°C pada suhu pemanasan 300°C dan 32,3°C pada suhu pemanasan 350°C. Meskipun nilai densitas dan specific gravity masih sedikit di atas ambang batas standar, nilai flash point menunjukkan stabilitas termal yang baik dan aspek keamanan yang lebih tinggi selama penyimpanan dibandingkan bensin konvensional. Secara keseluruhan, minyak pirolisis Polystyrene hasil adsorpsi bentonite memiliki potensi yang menjanjikan sebagai bahan bakar alternatif atau blending component bagi kendaraan bermotor.