Cynthia Hasna Mazaya
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Curriculum implementation in the computer network engineering major at SMK Insan Mandiri Cynthia Hasna Mazaya
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 3 No. 2 (2026): Hipkin Journal of Educational Research, August 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v3i2.739

Abstract

The implementation of the Kurikulum Merdeka in Vocational High Schools (Sekolah Menengah Kejuruan/SMK) still faces several fundamental challenges that warrant serious attention. Limited facilities and infrastructure are major obstacles for many schools, hindering optimal learning. This situation is exacerbated by low technology utilization, even though technology integration is a crucial pillar of this curriculum's implementation. This study aims to describe curriculum planning and development, the availability of facilities and infrastructure, and the use of technology in implementing the Kurikulum Merdeka in the Teknik Komputer Jaringan (TKJ) expertise program in SMK. This research was conducted because of the importance of vocational schools' readiness to respond to new curriculum policies that require adaptation to technological changes and industry needs. The research method used was descriptive qualitative, with the primary data collection techniques being direct observation and interviews, supported by a documentary study of relevant school documents. Data were collected through facility observations and interviews with productive TKJ teachers and the vice principal for curriculum. The study results indicate that the synergy among the adaptive curriculum strongly influences successful implementation, the availability of facilities, and educators' ability to integrate technology effectively.   Abstrak Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menghadapi sejumlah tantangan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius. Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi hambatan utama yang dirasakan oleh banyak sekolah, sehingga menghambat proses pembelajaran yang optimal. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya pemanfaatan teknologi, padahal integrasi teknologi merupakan salah satu pilar penting dalam pelaksanaan kurikulum ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pengembangan kurikulum, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pemanfaatan teknologi dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK. Penelitian ini dilakukan karena pentingnya kesiapan sekolah vokasi dalam merespons kebijakan kurikulum baru yang menuntut adaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan industri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data utama berupa observasi langsung dan wawancara, serta didukung oleh studi dokumentasi terhadap dokumen-dokumen yang relevan dari pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui pengamatan fasilitas dan wawancara dengan guru produktif TKJ serta wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh sinergi antara kurikulum adaptif, ketersediaan fasilitas, dan kemampuan pendidik dalam mengintegrasikan teknologi secara efektif. Kata Kunci: fasilitas pendidikan; integrasi teknologi; Kurikulum Merdeka; sekolah menengah kejuruan