Fajari Arkan Fadhlurrahman
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teachers’ perspectives on the readiness to implement coding and artificial intelligence classes Fajari Arkan Fadhlurrahman
Hipkin Journal of Educational Research Vol. 3 No. 2 (2026): Hipkin Journal of Educational Research, August 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/hipkin-jer.v3i2.749

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) and the integration of Artificial Intelligence (AI) are becoming increasingly crucial in primary education. The Indonesian government has drafted an academic paper on implementing coding and AI learning in elementary and junior high schools. The Indonesian government has stipulated that coding and AI will be elective subjects at the elementary and junior high school levels starting in the 2025/2026 academic year, with teacher training as the initial step to ensure readiness for teaching. This study aims to explore teachers' views regarding the implementation of coding and AI learning in elementary schools. The approach used is a descriptive qualitative approach using observation techniques and in-depth interviews with ICT teachers at SD Pelita Nusantara School. The results show that teachers recognize the significant potential of AI in supporting the learning process, but are also concerned about the risks of dependency and misuse of technology. Furthermore, limited facilities and infrastructure remain a major obstacle. These findings emphasize the need for teacher training, digital ethics guidelines, and infrastructure improvements before the comprehensive implementation of the coding and AI curriculum.   Abstrak Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta integrasi Kecerdasan Artifisial (KA) semakin krusial dalam pendidikan dasar. Pemerintah RI telah menyusun naskah akademik untuk penerapan pembelajaran koding dan KA di SD/SMP. Pemerintah Indonesia telah menetapkan bahwa mata pelajaran koding dan KA akan menjadi pilihan di jenjang SD dan SMP mulai tahun ajaran 2025/2026, dengan pelatihan bagi guru sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan guru terkait implementasi pembelajaran koding dan KA di SD. Pendekatan yang digunakan yakni kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik observasi dan wawancara mendalam dengan guru mata pelajaran TIK di SD Pelita Nusantara School. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menyadari potensi besar KA dalam menunjang proses belajar, namun juga mengkhawatirkan risiko ketergantungan dan penyalahgunaan teknologi. Selain itu, keterbatasan sarana dan prasarana masih menjadi kendala utama. Temuan ini menegaskan perlunya pelatihan bagi guru, pedoman etika digital, serta peningkatan infrastruktur sebelum implementasi kurikulum koding dan AI secara menyeluruh. Kata Kunci: kecerdasan buatan; koding; perspektif guru; TIK