Muhammad Ishak Jumarang
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Distribusi Zooplankton Berdasarkan Hambur Balik Acoustic Doppler Current Profiler di Estuari Sungai Musi Heron Surbakti; Riris Aryawati; Isnaini Isnaini; Zwuora Aeesah Oyono; Tengku Zia Ulqodry; I Wayan Nurjaya; Muhammad Ishak Jumarang
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 3 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i3.33467

Abstract

Penelitian ini mengkaji distribusi vertikal dan temporal zooplankton di estuari tropis dangkal menggunakan intensitas gema Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) 492 kHz yang dikonversi menjadi Mean Volume Backscattering Strength (MVBS), divalidasi dengan data zooplankton in situ. ADCP dipasang di dasar perairan selama 17 jam (03:00–20:09 WIB) pada 15 Oktober 2025 di Estuari Sungai Musi, dilengkapi profil CTD per jam dan sampel jaring zooplankton pada tiga lapisan kedalaman. Sebanyak 21 taksa dari 5 filum dan 8 kelas teridentifikasi, dengan Copepoda dominan (56–78%). MVBS berkisar −211 hingga −3 dB (median −153 dB); 332 titik data pada rentang −100 hingga −60 dB diinterpretasikan sebagai hamburan biologis. Lapisan hamburan persisten terdeteksi pada kedalaman 6,5–9 m dengan puncak di 9 m (MVBS ≈ −76 dB) dan intensifikasi pada sore hari, bertepatan dengan kenaikan kelimpahan (2.500–4.000 ind m⁻³) dan keanekaragaman sedang (H' = 1,32–1,74) pukul 18:00–20:00. Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif moderate antara MVBS dan log₁₀ kelimpahan (ρ ≈ 0,57; p < 0,05), bergantung pada lapisan kedalaman. Temuan ini menegaskan hambur balik ADCP terkoreksi hidrografi efektif sebagai proksi distribusi vertikal dan dinamika sub-harian zooplankton, meski sebagai estimator kuantitatif kelimpahan masih dibatasi komposisi komunitas, kedalaman kolom air, dan noise latar estuari.