M. Khoirul Huda
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRIBUSI PENGKAJIAN HADIS DALAM PEMBENTUKAN TEKSTUALISME ISLAM M. Khoirul Huda
AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies Vol. 2 No. 1 (2021): AL-ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.62 KB) | DOI: 10.51875/alisnad.v2i1.110

Abstract

Artikel ini menyoroti sejarah perkembangan pemahaman tekstual terhadap teks sumber ajaran Islam. Dengan melakukan survei literatur karya sarjana klasik dan modern, tulisan ini berupaya menjelaskan hubungan dan peran teks hadis dalam membentuk tradisi tekstualisme dalam kesarjanaan Muslim. Dalam upaya ini, ditemukan sejumlah hal. Pertama, pemahaman tekstual dalam tradisi keilmuan Islam telah eksis sejak ribuan tahun dan memiliki sejarah panjang. Keberadaannya dapat dilacak hingga era kenabian. Bahkan, ia telah muncul sebelum tradisi teks (baca: tulisan) muncul dalam kebudayaan Islam. Kedua, pengkajian terhadap hadis telah melahirkan berbagai genre literatur kitab hadis seperti maghazi, sirah nabawiyah, muwatha’, musnad, jami’, sunan, mu’jam dan lain sebagainya, di samping literatur yang kaya terkait ‘ulum al-hadith dan rijal al-hadith. Ketiga, kodifikasi hadis dan ilmu hadis memberikan pengaruh cukup kuat dalam tumbuhnya tradisi pemahaman tesktual terhadap teks-teks pokok Islam. Keempat, ada beragam jenis tekstualisme. Ada tekstualisme keras (wooden textualism) dan lunak (soft textualism), tekstualisme-literalis, tekstualisme mazhabis, dan tekstualisme sufistik. Kelima, generalisir terhadap seluruh pemahaman tekstual dalam kerangka negatif, seperti dikembangkan sebagian sarjana hermeneutika kontemporer, agaknya perlu ditinjau ulang.