Bumi Perkemahan Tirta Mulya di Desa Kalikotes merupakan destinasi wisata unggulan yang dikelola oleh POKDARWIS setempat dan banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, namun masih menghadapi kendala pada aspek aksesibilitas dan fasilitas pendukung. Papan penunjuk arah yang tersedia sangat terbatas sehingga pengunjung baru kerap kesulitan menemukan lokasi, sementara Buper belum memiliki inventaris tenda sendiri untuk melayani kebutuhan penyewa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal aksesibilitas dan fasilitas pendukung, menjelaskan proses pelaksanaan pemasangan papan penunjuk arah dan penyediaan tenda, serta mengidentifikasi dampak program terhadap kemudahan akses dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat dan pengunjung. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan Tim KKN Kelompok 26141, Pemerintah Desa Kalikotes, dan POKDARWIS Tirta Mulya secara kolaboratif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan dua unit papan penunjuk arah di Perempatan Tugu Kotes dan Perempatan Tugu Jam Kalikotes serta penyerahan satu unit tenda berkapasitas enam orang berhasil meningkatkan kemudahan akses menuju Buper, mengurangi ketergantungan pengunjung terhadap informasi dari warga sekitar, serta menambah fasilitas pendukung yang dimiliki pengelola. Program ini menunjukkan bahwa integrasi peningkatan aksesibilitas dan penyediaan fasilitas pendukung mampu memberikan manfaat nyata bagi pengelola maupun pengunjung dalam mendukung pengembangan Buper Tirta Mulya sebagai destinasi wisata desa. Dengan demikian, optimalisasi aksesibilitas dan fasilitas pendukung berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Buper serta menjadi dasar bagi pengembangan amenitas dan sistem informasi wisata pada tahap selanjutnya.