Muhammad Fauzannul Ikhsan
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING DAN BAHAYA PENGGUNAAN GADGET PADA SISWA SD NEGERI 2 KARANGDUREN Sariful Anam; Rusty Alya Gawin; Muhammad Fauzannul Ikhsan; Fina Anggraini Rachmawaty
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying dan penggunaan gadget secara berlebihan menjadi salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi perkembangan sosial, emosional, dan proses belajar siswa sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran siswa SD Negeri 2 Karangduren mengenai pencegahan bullying serta penggunaan gadget secara bijak. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juli 2026 dengan melibatkan 50 siswa kelas III, IV, V, dan VI. Metode yang digunakan yaitu edukasi dengan pendekatan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan interaksi langsung dengan siswa. Materi meliputi pengertian dan bentuk bullying, dampak bullying, pentingnya empati dan saling menghormati, serta cara menghadapi dan melaporkan tindakan perundungan. Selain itu, siswa memperoleh edukasi mengenai manfaat dan risiko penggunaan gadget, pengaturan waktu, pemilihan konten, etika komunikasi digital, perlindungan data pribadi, serta risiko penggunaan gadget secara berlebihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan berpartisipasi aktif selama proses edukasi. Siswa mampu mengenali berbagai bentuk bullying serta memahami pentingnya menghargai teman dan menggunakan gadget secara bertanggung jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat menjadi sarana edukasi yang relevan dalam membangun pemahaman siswa mengenai perilaku sosial dan penggunaan teknologi secara bijak.