Arifah Khoirunnisaa
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI PERLINDUNGAN DIRI DAN PENCEGAHAN BULLYING PADA PESERTA DIDIK DI SANGGAR BIMBINGAN, MALAYSIA Arifah Khoirunnisaa
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peserta didik di Sanggar Bimbingan Selangor, Malaysia, memiliki pemahaman yang beragam mengenai perlindungan diri, batasan tubuh, dan hubungan pertemanan yang sehat. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan edukasi mengenai perlindungan diri dan pencegahan bullying bagi peserta didik dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan pemahaman dan keterampilan dasar kepada peserta didik dalam mengenali situasi yang tidak aman, mencegah bullying, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. Metode kegiatan meliputi koordinasi dan observasi awal bersama guru tetap Sanggar Bimbingan, penyusunan materi, serta pelaksanaan edukasi dengan tiga tema, yaitu “Area Privasiku”, “Stop Bullying”, dan “Cara Berteman yang Baik”. Edukasi dilaksanakan melalui ceramah interaktif, media visual, kuis, ice breaking, dan simulasi. Peserta didik dilibatkan secara aktif untuk mempraktikkan respons yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang tidak aman maupun tindakan bullying. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi yang baik selama proses edukasi. Setelah kegiatan, terdapat indikasi perubahan dalam respons peserta didik, terutama keberanian untuk menyampaikan kejadian yang membuat mereka tidak nyaman kepada guru. Penguatan dari guru serta pemasangan poster bertema “Area Privasiku” dan “Cara Berteman yang Baik” menjadi bagian dari tindak lanjut kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dasar peserta didik mengenai perlindungan diri dan pencegahan bullying di lingkungan Sanggar Bimbingan.