Ratna Dewi Nur'aini
Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KONSEP BUNGA ANGGREK PADA PERENCANAAN PASAR BUNGA DI BSD Evi Evi; Anisa Anisa; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 1 No. 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.85 KB) | DOI: 10.24853/purwarupa.1.1.23-28

Abstract

ABSTRAK. Komoditas agribisnis florikultur terdiri dari bunga potong, bunga pot dan tanaman hias daun. Salah satu komoditas florikultur yang memiliki peluang usaha yang cukup baik untuk dikembangkan adalah bunga potong. Bunga potong banyak dibutuhkan oleh florist, dekorator, hotel, katering, perkantoran dan konsumen rumah tangga. Hal tersebut menunjukan bahwa usaha bunga potong memiliki pasar cukup luas untuk pemasaran hasil produksinya dan dapat dijadikan suatu peluang usaha yang cukup baik kedepannya. Untuk itu perlu upaya peningkatan daya saing di negara tujuan dan dukungan pemerintah yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan kebijakan segala sarana dan prasana yang mendukung arah perkembangan industri florikultur. Salah satunya dengan membangun pasar bunga sebagai wadah agribisnis florikultur ini. Kata Kunci: Florist, Pasar, Bunga, Tanaman Hias ABSTRACT. Floriculture agribusiness commodities consists of cut flowers, potted flowers and leaves of ornamental plants. Cut flower seen as floriculture commodities which have good business opportunity to develop. Cut flowers much needed by florists, decorators, hotels, catering, offices and consumer households. It shows that cut flowers have large market size for marketing and can be seen as a business opportunity for future. Therefore, cut flowers need some efforts to compete in market country and support from the government which has the authority to issue a policy for all facilities and infrastructures required to develop floriculture industry. One of effort is to build flower market to facilitate floriculture agribusiness. Keywords: Florist, Market, Flowers, Ornamental Plants
SEKOLAH TINGGI SENI DAN DESAIN DI JAKARTA SELATAN Alifta Ahadiyah; Lily Mauliani; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 1 No. 1 (2017): Purwarupa Vol 1 No 1 Maret 2017
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.288 KB) | DOI: 10.24853/purwarupa.1.1.63-68

Abstract

ABSTRAK. Sekolah Tinggi Seni dan Desain di Jakarta selatan yang akan direncanakan memiliki 2 Fakultas dan 6 jurusan. Fakultas Seni meliputi jurusan Seni Rupa,Seni Pertunjukan, dan Seni Kriya. Fakultas Desain meliputi Jurusan Desain Interior, Desain Produk dan Desain Mode Busana. Terdapat Galery dan Gedung Pertunjukan sebagai bangunan penunjang Sekolah Seni Tinggi dan Desain di Jakarta Selatan ini. Perancangan Sekolah ini menggunakan tema Arsitektur Futuristik yang di harapkan dapat mewujudkan bentuk bangunan yang menggambarkan seniman sesuai dengan perilaku dan kebutuhan ruang yang ada. Kata Kunci: Sekolah Tinggi , Arsitektur Futuristik, Seni dan Desain Jakarta Selatan. ABSTRACT. High School of Art and Design in South Jakarta which will be planned to have 2 faculties and 6 departments. Faculty of Arts consist of Fine Arts, Performing Arts and Craft Art departments. Faculty of Design consists of Interior Design, Product Design and Fashion Design Clothing departments. Gallery and Performance Hall act as support buildings to School of Fine Art and Design in South Jakarta. The school design use Futuristic Architecture theme which is expected to manifest in a building form that represent the artist’s behavior and needs. Keywords: High School, Futuristic architecture, Art and Design in South Jakarta,
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA KAWASAN WISATA ISLAM KAMPUNG BANDAN JAKARTA UTARA Thoriq Septiawan; Ashadi Ashadi; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 2 No. 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.397 KB) | DOI: 10.24853/purwarupa.2.2.37-42

Abstract

Kawasan Wisata Islam Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan banyak didatangi pengunjung ataupun peziarah dari berbagai daerah untuk melaksanakan ibadah dan ziarah ke makam Habib yang menyebarkan agamaIslam di kawasan Kampung Bandan. Dengan terbatasnya lahan terbuka di area masjid sehingga banyak kendaraan pengunjung tidak tertampung, selain itu masyarakat di sekitar masjid tersebut juga diuntungkan dengan membuka peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian dengan cara berdagang untuk dijualkan ke pengunjung atau peziarah. Untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung dan peziaraha dilakukan penataan kawasan wisata Islam Masjid Al-Mukkarromah Kampung Bandan dengan konsep arsitektur perilaku. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku di Kampung Bandan bertujuan untuk mempertahankan  dan memperlihatkan nilai bangunan bersejarah pada kawasan Kampung Bandan. Metode yang digunakan dalam penyusunan ini dilakukan dengan wawancara serta observasi untuk mendapatkan data. Penataan Kawasan Wisata Islam dengan konsep arsitektur perilaku mempermudah aktifitas pengunjung dan peziarah agar lebih tertata untuk berkunjung ataupun berziarah di kawasan Masjid Al- Mukkarromah Kampung Bandan.
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR PERILAKU PADA PUSAT KOMUNITAS ANAK JALANAN BERBASIS KEWIRAUSAHAAN DAN KESENIAN DI JAKARTA Kadeli Kadeli; Lily Mauliani; Ratna Dewi Nur'aini
PURWARUPA Jurnal Arsitektur Vol. 2 No. 2 (2018): Purwarupa Vol 2 No 2 September 2018
Publisher : Arsitektur UMJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1794.245 KB) | DOI: 10.24853/purwarupa.2.2.1-10

Abstract

Anak Jalanan merupakan fenomena masalah kesejahteraan sosial yang dialami anak-anak pada periode umur lima sampai delapanbelas tahun, turunnya anak ke jalanan salah satunya adalah faktor ekonomi, dengan terbatasnya tempat yang menampung dan memberdayakan anak jalanan di Jakarta, Pusat Komunitas Anak Jalanan Berbasis Pemberdayaan Kewirausahaan dan Kesenian dengan Konsep Arsitektur Perilaku hadir dengan tujuan memberikan fasilitas yang memenuhi kebutuhan anak jalanan sesuai dengan perilakunya, dan memberikan kenyamanan fisik dan psikologis melalui desain arsitektur, ruang dalam, ruang luar, dan sirkulasi dalam Pusat Komunitas Anak Jalanan. Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah dengan mengkaji beberapa literatur, observasi beberapa komunitas anak jalanan yang ada di Jakarta. Hasil yang muncul adalah desain Pusat Komunitas yang memberdayakan melalui pelatihan kewirausahaan dan kesenian, serta Pusat Komunitas yang desainnya menyesuaikan dengan perilaku anak jalanan.