ABSTRAK. Ekspresionisme adalah konsep yang berawal dari perkembangan seni, khususnya seni rupa. Berasal dari kata ’ekspresi’ yang mengacu pada suatu emosi melalui karya seni, termasuk dengan karya seni bangunan atau dalam ranah arsitektur. Konsep arsitektur ekspresionisme bertujuan untuk menggali lebih dalam suatu ekspresi yang terkandung dalam suatu bangunan melalui fasad bangunan, ruang-ruang dan material yang digunakan dalam studi kasus 7 bangunan di Jakarta Art Center (Taman Ismail Marzuki). Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deksriptif, penelitian ini mengacu pada data primer dan data sekunder. Sehingga, hasil analisis yang didapatkan pada art center diantaranya memiliki konsep dasar yang menyesuaikan kebutuhan bangunan, bentuk-bentuk yang tidak monoton, permainan warna dan material dalam menciptakan ruang, dan penggunaan material konstruktif pada bangunan. Kata Kunci: arsitektur, art center, ekspresionime, seni ABSTRACT. Expressionism is a concept that originates from the development of art, particularly visual arts. It comes from the word 'expression' which refers to conveying an emotion through art, including architectural works. The concept of expressionist architecture aims to delve deeper into the expressions contained within a building through its facade, spaces, and the materials used, as examined in the case study of an art center building. Using qualitative methods and a descriptive approach, this research relies on primary and secondary data. Thus, the analysis results obtained for the art center include a foundational concept that adapts to the building's needs, non-monotonous forms, the play of colors and materials in creating space, and the use of constructive materials in the building. Keywords: architecture, art center, expressionism, art