Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan transformatif berbasis literasi dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA melalui penelusuran artikel pada database nasional dan internasional bereputasi dalam rentang tahun 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan transformatif berbasis literasi mampu mendorong proses refleksi kritis, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta memperkuat kemampuan analisis dan evaluasi informasi. Integrasi literasi dalam pembelajaran juga terbukti efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan pembelajaran yang reflektif, dialogis, dan berbasis literasi oleh guru, serta perlunya dukungan lingkungan sekolah dalam membangun budaya literasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran abad ke-21. Selain itu, hasil kajian juga menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pendidikan transformatif berbasis literasi sangat dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif serta ketersediaan sumber belajar yang mendukung. Lingkungan belajar yang kondusif dan budaya literasi yang kuat di sekolah menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, dan pemangku kebijakan dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi penelitian selanjutnya untuk menguji secara empiris efektivitas pendekatan pendidikan transformatif berbasis literasi dalam berbagai konteks pendidikan.