Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh likuiditas, sales growth, leverage, serta ukuran perusahaan terhadap profitabilitas perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh sebagai data sekunder. Penentuan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga menghasilkan 30 perusahaan dengan total 150 observasi selama lima tahun pengamatan. Pengujian hipotesis dan analisis hubungan antarvariabel dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, sales growth, dan leverage tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan pada tingkat likuiditas, pertumbuhan penjualan, maupun penggunaan utang belum mampu memberikan pengaruh yang berarti terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode penelitian. Sebaliknya, ukuran perusahaan terbukti berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, sehingga peningkatan skala perusahaan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kemampuan menghasilkan laba. Secara bersama-sama, likuiditas, sales growth, leverage, dan ukuran perusahaan terbukti berpengaruh terhadap profitabilitas. Nilai koefisien determinasi sebesar 10,8% menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan variasi profitabilitas sebesar 10,8%, sementara 89,2% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian.