Implementasi e-Puskesmas merupakan upaya dalam digitalisasi layanan primer kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi serta kualitas pelayanan kesehatan di tingkat pertama. Puskesmas Banyudono II mulai menerapkan e-Puskesmas sejak Desember tahun 2024 sebagai pengganti Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS). Namun demikian, penerapannya masih ditemukan beberapa kendala seperti gangguan pada jaringan internet serta gangguan bridging BPJS yang menyebabkan terhambatnya proses pelayanan pasien. Penelituan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi e-Puskesmas pada pelayanan rawat jalan di Puskesmas Banyudono II berdasarkan aspek Performance, Information, Economy, Control & Security, Efficiency, dan Service (PIECES). Penelituan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan melalui tahap wawancara mendalam kepada delapan informan dan observasi secara langsung dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, triangulasi sumber,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelituan menunjukkan bahwa implementasi e-Puskesmas sudah berjalan dengan baik pada aspek Information, Economy, Control & Security, Efficiency, Service, sistem e-Puskesmas mampu dalam membantu pengelolaan data pasien, mengurangi penggunaan kertas, serta mendukung kualitas pelayanan. Pada aspek Performance sistem masih ditemukan gangguan jaringan internet yang menyebabkan proses pelayanan menjadi kurang optimal. Namun, masih diperlukan perbaikan pada stabilitas jaringan internet agar pelayanan tidak terhambat.