Laporan keuangan auditan yang disampaikan tepat waktu sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan yang andal di pasar modal. Namun, keterlambatan audit dapat mengurangi relevansi informasi keuangan. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang tidak konsisten mengenai pengaruh kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas terhadap keterlambatan audit, khususnya pada sektor consumer cyclicals di Indonesia. Hal ini menunjukkan perlunya bukti empiris yang lebih spesifik berdasarkan sektor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas terhadap keterlambatan audit pada perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024, dengan mengendalikan ukuran perusahaan dan reputasi kantor akuntan publik. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan auditan, laporan tahunan, dan pengumuman bursa. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive terhadap 21 perusahaan, sehingga diperoleh 63 observasi perusahaan-tahun. Setelah penghapusan pencilan, sebanyak 37 observasi dianalisis. Keterlambatan audit diukur berdasarkan jumlah hari antara akhir tahun buku dan tanggal laporan auditor. Kesulitan keuangan, leverage, dan profitabilitas masing-masing diukur menggunakan Altman Z-Score, Debt-to-Equity Ratio, dan Return on Assets. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda. Hasil: Kesulitan keuangan (B = −0,037; p = 0,955), leverage (B = −0,451; p = 0,151), dan profitabilitas (B = 0,068; p = 0,924) tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlambatan audit. Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dalam mengurangi keterlambatan audit (B = −0,411; p = 0,020), sedangkan reputasi auditor tidak berpengaruh signifikan. Model penelitian tidak signifikan (F = 1,847; p = 0,133) dan hanya mampu menjelaskan 10,5% variasi keterlambatan audit. Implikasi: Ketepatan waktu audit kemungkinan lebih dipengaruhi oleh kapasitas operasional dan tata kelola perusahaan daripada indikator keuangan semata. Orisinalitas: Penelitian ini memberikan bukti empiris spesifik sektor dari perusahaan consumer cyclicals di Indonesia dengan menggunakan model yang mengintegrasikan determinan keuangan dan faktor terkait audit.