Mochamad Bayu Firmansyah
Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Multimodalitas dalam Film Jembatan Pensil (Perspektif Wacana Multimodal) Nur Chalimah; Mochamad Bayu Firmansyah; Badriyah Wulandari
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v4i2.9004

Abstract

Film sebagai media audiovisual memanfaatkan berbagai modalitas untuk membangun makna sehingga menarik dikaji melalui perspektif Wacana Multimodal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk multimodalitas dalam film Jembatan Pensil berdasarkan perspektif Wacana Multimodal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian berupa film Jembatan Pensil karya Hasto Broto yang diakses melalui YouTube, sedangkan data penelitian berupa dialog, musik, suara, gerak, dan gambar yang terdapat dalam film. Data dikumpulkan melalui teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Jembatan Pensil memanfaatkan lima modalitas, yaitu bahasa, musik, suara, gerak, dan gambar. Modalitas bahasa direpresentasikan melalui kata, frasa, klausa, dan kalimat; modalitas musik melalui melodi, harmoni, dan ritme; modalitas suara melalui intonasi, nada bicara, efek bunyi, dan suara lingkungan; modalitas gerak melalui ekspresi wajah, gerakan tubuh, bahasa tubuh, dan tindakan; sedangkan modalitas gambar direpresentasikan melalui tampilan visual tokoh, tampilan peristiwa, warna, pencahayaan, dan latar. Kelima modalitas tersebut saling berinteraksi dalam membangun makna serta memperkuat penyampaian pesan mengenai perjuangan pendidikan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai karakter dalam film.