Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi fenomena yang signifikan dalam kehidupan masyarakat digital. Selain berfungsi sebagai media hiburan, TikTok juga dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran pesan-pesan keagamaan, termasuk dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi TikTok sebagai media dakwah Islam yang efektif, khususnya di kalangan mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui studi literatur terhadap berbagai sumber yang relevan, meliputi artikel ilmiah, buku, dan publikasi yang membahas media sosial, TikTok, serta dakwah Islam di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok memiliki potensi yang besar sebagai media dakwah karena didukung oleh jumlah pengguna yang tinggi, kemudahan akses, serta karakteristik konten yang singkat, menarik, dan kreatif. Karakteristik tersebut memungkinkan pesan-pesan dakwah disampaikan secara lebih efektif dan mudah diterima oleh generasi muda. Meskipun demikian, sebagian mahasiswa masih mengkhawatirkan dampak negatif penggunaan media sosial, seperti penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, distraksi digital, dan potensi penyalahgunaan platform. Oleh karena itu, pemanfaatan TikTok sebagai media dakwah perlu dilakukan secara bijaksana dengan memperhatikan kualitas konten, etika komunikasi, dan dampak penggunaannya terhadap audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok dapat menjadi alternatif media dakwah Islam yang efektif dalam menjangkau mahasiswa dan generasi muda di era digital.