Muhammad Melky Maulana
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM PRESENSI MAHASISWA BERBASIS IOT MENGGUNAKAN SENSOR FINGERPRINT DAN NOTIFIKASI WHATSAPP Eko Sulistyo; Alfi Aulia Sari; Iche Dinitia Vatuzulaika; Muhammad Melky Maulana; Riki Afriansyah
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 16 No 2 (2025): Technologia (April)
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari, di bawah koordinasi UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v16i2.17873

Abstract

Sistem presensi mahasiswa berbasis teknologi Internet of Things (IoT) dengan sensor fingerprint dan notifikasi whatsapp dikembangkan untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keamanan dalam pencatatan kehadiran di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem presensi yang memanfaatkan sensor fingerprint untuk autentikasi data kehadiran mahasiswa secara sah dan mengirimkan notifikasi realtime kepada orang tua melalui whatsapp. Proses pengembangan dimulai dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis kebutuhan untuk merancang fitur yang dibutuhkan. Sistem dirancang dengan mengintegrasikan perangkat keras berupa sensor fingerprint dan modul IoT serta perangkat lunak yang mencakup aplikasi mobile dan website berbasis framework. Pengujian dilakukan secara bertahap, mulai dari uji unit hingga uji integrasi, untuk memastikan semua komponen bekerja dengan baik. Implementasi sistem melibatkan penggunaan alat oleh mahasiswa dan dosen serta pemeliharaan rutin untuk memastikan keberlanjutan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengurangi potensi kecurangan dalam absensi, meningkatkan efisiensi pencatatan, dan memperkuat komunikasi antara kampus dan orang tua. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan presensi di perguruan tinggi, khususnya di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung.