Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Praktik Administrasi Perkantoran pada Unit Layanan Terpadu dan Bagian Kerja Sama Universitas Negeri Makassar Sirajuddin Saleh; Alim Mubarak; Pemas Pemas; Nur Nabila Faizah; Nurhikma Nurhikma; Nurul Nurul
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1158

Abstract

Praktik administrasi perkantoran merupakan kegiatan penting dalam memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan administrasi di lingkungan kerja. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi praktik administrasi perkantoran pada Unit Layanan Terpadu (ULT) dan Bagian Kerja Sama Universitas Negeri Makassar, meliputi bentuk kegiatan, proses pelaksanaan, keterampilan yang diterapkan, serta pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama praktik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa panduan wawancara, kuesioner atau survei kepuasan, serta jurnal harian. Subjek utama penelitian terdiri atas lima mahasiswa Pendidikan Administrasi Perkantoran, dengan staf ULT dan Bagian Kerja Sama serta mahasiswa pengguna layanan sebagai informan pendukung. Hasil praktik menunjukkan bahwa mahasiswa terlibat dalam pelayanan dan penerimaan tamu, pemberian informasi, komunikasi melalui telepon, pengelolaan data, pengarsipan, pemindaian dokumen, pengelolaan surat dan dokumen kerja sama, pendataan mitra, pengelolaan administrasi digital melalui SIKMA, serta kegiatan wawancara dan survei kepuasan pelayanan. Praktik juga meningkatkan keterampilan teknis dan nonteknis, terutama komunikasi, kerja sama, ketelitian, tanggung jawab, kedisiplinan, kemampuan beradaptasi, dan kepercayaan diri. Dengan demikian, praktik administrasi perkantoran menjadi sarana pembelajaran berbasis pengalaman yang menghubungkan teori perkuliahan dengan tuntutan kerja nyata.