Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Thrifting Online Di Kalangan Gen Z Di Kota Medan Rince Dahlia Simanjuntak; Muhammad Iqbal
Journal of Law, Economics, and Engineering Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cbdkre03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui thrifting online menjadi tren di kalangan Gen Z di Kota Medan serta mengetahui dampak thrifting online di kalangan Gen Z di Kota Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan pada kalangan Gen Z di Kota Medan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thrifting online muncul pada tahun 2020. Tren ini terbentuk karena terjadi perubahan pola konsumsi Gen Z dari offline ke online dan pergeseran ini dipercepat oleh pandemi covid-19. Perubahan pola konsumsi juga terjadi karena thrifting online menawarkan kelebihan diantaranya harga yang relatif terjangkau, menyediakan barang bermerek dan berkualitas serta pilihan barang yang beragam. Aktifitas ini diyakini sebagai alternatif untuk berhemat, namun memunculkan perilaku konsumtif baru di kalangan Gen Z Kota Medan. Kegiatan berbelanja dilakukan secara impulsif dan berulang. Selain itu, thrifting online juga mendorong kreativitas Gen Z dalam memadupadankan pakaian untuk menciptakan gaya pribadi
Online Loan Experiences Among Housewives In Medan Amplas District Ommy Lastheria Gultom; Muhammad Iqbal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/isihumor.v4i2.1863

Abstract

This study aims to determine the experiences and social and psychological impacts experienced by housewives in Medan Amplas District regarding the use of online loans. The research method used was qualitative research with a descriptive approach. The study was conducted among housewives in Medan Amplas District. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that online loans are interpreted as an alternative solution to the financial limitations of housewives. The main motive for using online loans is driven by urgent needs, including meeting family needs, personal needs, and additional business capital. Initially, there are feelings of joy, relief, and help when using online loans. However, anxiety arises due to a lack of literacy regarding the use of online loans. Socially, online loans play a role in maintaining social relations but also have the potential to trigger conflict in the household. Psychologically, the use of online loans has an impact on financial stress, anxiety, and discomfort related to the use of online loan services