Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Berbasis Ecoenzym di Desa Empang Pandan Fadel Nugraha; Heru Satria Anggara; Avila Zukhaira; Shakila Refani; Khoirunisa Fahira Cahyani; Artika Wisda Putri; Ulvya Nabilla; Rifa Septiani; Nadya Fadilla Putri Yonda; Aurellia Anastasya Fadlani Putri; Indri Yani; Refia Delahafid
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9858

Abstract

Peningkatan limbah organik rumah tangga menjadi permasalahan lingkungan yang memerlukan solusi berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan limbah organik melalui pembuatan eco enzyme yang dapat digunakan sebagai bahan dasar produk ramah lingkungan, termasuk sabun cair. Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Desa Empang Pandan, Kabupaten Siak, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik melalui pelatihan pembuatan sabun cair berbasis eco enzyme. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan eco enzyme sebagai bahan alternatif pembuatan sabun cair. Berdasarkan hasil penilaian kegiatan, sebagian besar masyarakat memberikan tanggapan baik terhadap pelaksanaan kegiatan,  masyarakat menyatakan setuju (14%) dan sangat setuju (66%). Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menggunakan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran dan buah untuk dijadikan eco enzyme sebagai bahan pembuatan sabun yang ramah lingkungan. Selain itu, kegiatan ini mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi produk bernilai guna dan berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, program ini dapat menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan limbah organik secara berkelanjutan.