This Author published in this journals
All Journal Jurnal Selaksa Makna
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESANTUNAN BERBAHASA PADA REMAJA DI LINGKUNGAN SEKOLAH ” SMP NEGRI 5 KEMUNING INDAGIRI HILIR” Futri Aliyah Br Sihaloho
JURNAL SELAKSA MAKNA Vol. 2 No. 3 (2026): JURNAL SELAKSA MAKNA
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG, FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/selaksamakna.v2i3.2116

Abstract

This study was motivated by the continued observation of impolite language use among adolescents in school settings, both when interacting with peers and with teachers. This study aims to describe the forms of polite language use among adolescents at SMP Negeri 5 Kemuning, Indragiri Hilir Regency. The method used in this study is a descriptive qualitative method, with data collection techniques including observation, documentation in the form of video recordings, and note-taking on students’ speech. The research subjects consisted of several students interacting in the school cafeteria in an informal setting. The results showed that in conversations among students, the use of slang remained dominant, along with the choice of impolite words, impolite intonation, and the use of greetings that did not conform to the norms of polite language. However, several forms of speech were also found that demonstrated mutual respect in communication. This study contributes to raising students’ awareness of the importance of linguistic politeness in the school environment. In conclusion, linguistic politeness among adolescents in the school environment still needs to be improved through the cultivation of good communication habits to foster more harmonious social interactions.   Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya penggunaan bahasa yang kurang santun pada remaja di lingkungan sekolah, baik dalam berinteraksi dengan teman sebaya maupun dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa remaja di lingkungan SMP Negeri 5 Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi berupa rekaman video, dan pencatatan terhadap tuturan siswa. Subjek penelitian terdiri dari beberapa siswa yang sedang berinteraksi di kantin sekolah dalam situasi informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam percakapan antarsiswa masih ditemukan penggunaan bahasa gaul yang dominan, pemilihan kata yang kurang santun, intonasi bicara yang kurang sopan, serta penggunaan sapaan yang belum sesuai dengan norma kesantunan berbahasa. Namun, ditemukan pula beberapa bentuk tuturan yang menunjukkan sikap saling menghargai dalam komunikasi. Penelitian ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kesantunan berbahasa di lingkungan sekolah. Kesimpulannya, kesantunan berbahasa remaja di lingkungan sekolah masih perlu ditingkatkan melalui pembiasaan komunikasi yang baik agar tercipta interaksi sosial yang lebih harmonis.