Mahcfudzil Asror
Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Menningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Pada Materi Pecahan dalam Pelajaran Matematika Kelas VI Sabila Nanda Sukiwijaya; Rizki Sugiarto; Mahcfudzil Asror
Nusantara Educational Review Vol 4 No 2 (2026): Nusantara Educational Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/x9e0h204

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di SDN Karangtanjung dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VI pada materi pecahan dalam pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah 32 siswa (15 laki-laki dan 17 perempuan) yang sebelumnya teridentifikasi mengalami kesulitan dalam memahami konsep bilangan pecahan, dengan persentase ketuntasan awal yang rendah (hanya 25% mencapai KKM). PBL dipilih sebagai solusi karena model ini memfasilitasi pembelajaran aktif dan mendorong siswa memecahkan masalah nyata, yang secara langsung mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konsep. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan standar PTK (Perencanaan, Pelaksanaan Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi). Hasil penelitian, yang akan diperoleh setelah dua siklus, diharapkan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dan konsisten dalam pemahaman konsep pecahan siswa, yang dibuktikan dengan kenaikan persentase ketuntasan belajar di kelas VI SDN Karangtanjung. This Classroom Action Research (CAR) was conducted at SDN Karangtanjung to improve Grade VI students' conceptual understanding of fractions in Mathematics through the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) model. The research subjects consisted of 32 students (15 boys and 17 girls) who had previously been identified as having difficulty grasping the concept of fractions, evidenced by a low initial mastery rate (only 25% met the Minimum Mastery Criteria/KKM). PBL was selected as the solution because it facilitates active learning and encourages students to solve real-world problems, thereby directly supporting the development of critical thinking skills and conceptual understanding. The research was carried out over two cycles following standard CAR stages: Planning, Action Implementation, Observation, and Reflection. The results obtained after the two cycles are expected to demonstrate a significant and consistent improvement in students' understanding of fraction concepts, as evidenced by an increase in learning mastery among Grade VI students at SDN Karangtanjung.