Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Pembelajaran Matematika dengan Metode Permainan melalui Penerapan Berpikir Kritis Hidriana; Gunawan Santoso; Ahmad Suyudi
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 6 (2024): November 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i4.682

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak metode permainan dan penerapan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika, khususnya dalam topik relasi dan fungsi, di kelas 8 SMP Negeri 5 Makassar. Metode permainan diintegrasikan dalam pembelajaran untuk membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan, sementara berpikir kritis diterapkan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran dengan metode ini, dan kelompok kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar siswa dikumpulkan sebelum dan setelah periode pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode permainan dan berpikir kritis efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam topik relasi dan fungsi. Siswa yang menggunakan metode ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematika dan kemampuan berpikir kritis mereka. Selain itu, metode ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan motivasi mereka untuk belajar matematika. Tanggapan positif juga ditemukan baik dari siswa maupun guru terhadap penggunaan metode ini. Simpulan penelitian ini adalah bahwa metode permainan dan berpikir kritis dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika. Implikasi praktis termasuk rekomendasi untuk mengintegrasikan metode ini dalam pengajaran matematika di kelas 8 dan mungkin bahkan di tingkat sekolah yang lebih luas.
Pertimbangan tentang bagaimana keadilan dapat diterapkan dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di Masyarakat Hidriana; Gunawan Santoso; Ahmad Suyudi
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.1380

Abstract

Pertimbangan tentang bagaimana keadilan dapat diterapkan dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di Masyarakat Keadilan sosial merupakan salah satu nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila, sila kelima. Nilai ini mengandung arti bahwa setiap rakyat Indonesia mendapat perlakuan yang adil dalam segala bidang, baik dalam hukum, politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Keadilan sosial merupakan salah satu nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila, sila kelima. Nilai ini mengandung arti bahwa setiap rakyat Indonesia mendapat perlakuan yang adil dalam segala bidang, baik dalam hukum, politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Dalam konteks distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat, keadilan sosial dapat diartikan sebagai upaya untuk menciptakan kesetaraan dalam akses dan pemanfaatan sumber daya, hak, dan peluang tersebut. Hal ini bertujuan agar semua anggota masyarakat dapat menikmati kehidupan yang adil dan sejahtera, tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, atau agama. Terdapat beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam menerapkan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat. Pertimbangan-pertimbangan tersebut antara lain: 1)Kebutuhan: Keadilan sosial harus memperhatikan kebutuhan dasar semua anggota masyarakat, baik kebutuhan fisik maupun kebutuhan non-fisik. 2)Kemampuan: Keadilan sosial juga harus memperhatikan kemampuan masing-masing anggota masyarakat. 3)Keadilan: Keadilan sosial harus diwujudkan secara adil dan merata. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, terdapat beberapa contoh penerapan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat, antara lain: 1)Pemerintah memberikan subsidi pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat miskin. 2)Pemerintah memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dari keluarga miskin. 3)Pemerintah membuka lowongan kerja bagi penyandang disabilitas. Penerapan keadilan sosial dalam distribusi sumber daya, hak, dan peluang di masyarakat merupakan hal yang penting untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Dengan menerapkan keadilan sosial, semua anggota masyarakat dapat menikmati kehidupan yang layak dan makmur, tanpa memandang perbedaan latar belakang. Kata kunci:Keadilan sosial, Distribusi sumber daya, Hak, Peluang