This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikoedukasia
Dewi Mar’atussa’adah
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Kota Semarang Dewi Mar’atussa’adah
Jurnal Psikoedukasia Vol. 4 No. 1 (2026): Psikoedukasia
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/psikoedukasia.v4i1.3163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya dinamika psikologis yang dialami mahasiswa tingkat akhir di Kota Semarang, khususnya yang berkaitan dengan quarter life crisis seperti kecemasan terhadap masa depan, perasaan tertinggal, serta tekanan sosial dan akademik. Kondisi tersebut menuntut adanya faktor pelindung yang mampu membantu mahasiswa menghadapi fase transisi menuju kedewasaan, salah satunya melalui dukungan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dukungan sosial dan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 100 responden mahasiswa tingkat akhir yang dipilih melalui pengambilan data secara daring. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan quarter life crisis dengan nilai koefisien korelasi r = -0,615 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, semakin rendah tingkat quarter life crisis yang dialami. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa dukungan sosial memiliki peran penting sebagai faktor pelindung psikologis dalam membantu mahasiswa tingkat akhir menghadapi tekanan dan ketidakpastian pada masa transisi menuju kedewasaan.