Sariban
Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

From The Other to Transcendence: Representation and the Existential Struggle of Female Characters in Novel The Women by Kristin Hannah Lia Amelia; Anisa Ulfah; Sariban
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 5 (2026): September 2026 | inprogress
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i5.1686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perjalanan eksistensial tokoh perempuan dalam novel the women karya kristin Hannah menggunakan teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Fokus penelitian diarahkan pada representasi perempuan sebagai the other, bentuk immanence yang membatasi kebebasan tokoh perempuan, dan bentuk transcendence yang menunjukan perjuangan perempuan memperoleh eksistensinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kritik feminisme sastra. Data penelitian berupa narasi dan dialog dalam novel yang menunjukkan perjalanan tokoh perempuan dalam menghadapi sistem patriarki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan baca-catat, sedangkan analisis data dilakukan secara interpretatif berdasarkan konsep the Other, immanence, transcendence, kebebasan, dan tanggung jawab menurut Simone de Beauvoir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh perempuan pada awalnya direpresentasikan sebagai the Other melalui berbagai bentuk subordinasi dan marginalisasi yang menempatkan mereka dalam kondisi immanence. Namun, melalui keberanian mengambil keputusan, menunjukkan kompetensi, serta mempertahankan otonomi diri, tokoh perempuan mampu bergerak menuju transcendence dan membangun eksistensinya sebagai subjek yang bebas dan bertanggung jawab. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel The Women merepresentasikan perjuangan perempuan untuk memperoleh pengakuan atas identitas dan eksistensinya di tengah struktur patriarki.