Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan kesehatan yang penting untuk memantau kondisi ibu dan janin serta mendeteksi tanda bahaya dan komplikasi kehamilan secara dini. Kepatuhan melakukan kunjungan ANC, khususnya pada trimester III, dipengaruhioleh berbagai faktor, termasuk pengetahuan dan sikap ibu tentang tanda bahaya kehamilan. Hasil studi pendahuluan di wilayah kerja Puskesmas Kota Cilegon menunjukkan masih terdapat ibu hamil trimester III yang belum melakukan kunjungan ANC sesuai standar serta memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang tentang tanda bahaya kehamilan. Mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan ANC di wilayah kerja Puskesmas Kota Cilegon sebanyak 39 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data pengetahuan dan sikap diperoleh melalui kuesioner, sedangkan kepatuhan kunjungan ANC diperoleh dari Buku KIA. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher’s Exact Test. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 33 orang (84,61%), sikap baik sebanyak 34 orang (87,18%), dan patuh melakukan kunjungan ANC sebanyak 26 orang (66,7%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p= 0,011) dan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC (p= 0,035). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil trimester III. Peningkatan edukasi mengenai tanda bahaya kehamilan perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu dalam melakukan kunjungan ANC.