Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Deteksi Adware Pada Trafik Jaringan Menggunakan Metode K-Means Clustering Berbasis Data Wireshark Rinto Dariyanto Putro; Anjik Sukmaaji
Jurnal Mirai Management Vol 12, No 1
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v12i1.12700

Abstract

Analisis trafik jaringan menjadi langkah penting dalam mendeteksi pola komunikasi yang berpotensi mengindikasikan aktivitas adware. Permasalahan utama penelitian ini adalah besarnya jumlah paket jaringan yang harus diperiksa secara manual sehingga pola komunikasi berulang, tujuan komunikasi dominan, dan anomali ukuran paket sulit diidentifikasi secara efisien. Penelitian menggunakan dataset yang diperoleh dari tujuh file hasil ekspor wireshark dengan total 135.996 paket jaringan. Data mentah diproses melalui tahapan pembersihan data, transformasi atribut, agregasi aliran komunikasi, pembentukan fitur numerik, dan normalisasi. Fitur yang dianalisis meliputi packet count, total length, average length, destination frequency, source frequency, tcp warning count, query like count, packets persecond, bytes persecond, serta representasi protokol dominan. Hasil agregasi menghasilkan 1.839 aliran komunikasi yang kemudian dikelompokkan menggunakan algoritma k-means. Jumlah klaster ditentukan melalui kombinasi elbow method dan silhouette score, sehingga dipilih K-7 sebagai konfigurasi terbaik dengan silhouette score 0,258 dan davies bouldin index 1,569. Hasil klasterisasi menunjukkan bahwa Klaster 0, 4, dan 6 memiliki karakteristik komunikasi yang paling berpotensi mencurigakan, ditandai oleh intensitas komunikasi tinggi, frekuensi tujuan yang dominan, ukuran paket tertentu, serta tingginya peringatan TCP. Temuan ini menunjukkan bahwa k-means efektif sebagai pendekatan eksploratif untuk penyaringan awal trafik jaringan sehingga dapat membantu proses identifikasi aktivitas adware secara lebih cepat dan terstruktur.