Maria Rutverra Agnestiana
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMA Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Niat Kecurangan Sebagai Determinan Utama Kecurangan Akademik Mahasiswa Akuntansi Maria Entina Puspita; Elen Krisnianda; Maria Rutverra Agnestiana
Journal of Economic, Management, Accounting and Technology (JEMATech) Vol 9 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jematech.v9i2.11068

Abstract

Integritas akademik merupakan fondasi utama pendidikan tinggi yang menentukan kualitas lulusan, kredibilitas institusi, serta keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga berbagai ancaman terhadap integritas akademik menjadi isu strategis untuk diteliti. Kecurangan akademik menjadi salah satu keprihatinan bagi civitas akademika di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self control, tekanan akademik dan niat kecurangan terhadap kecurangan akademik mahasiswa jurusan akuntansi STIE AMA Salatiga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan diperoleh sampel sebanyak 60 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji t, uji F, uji regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan self control, tekanan akademik dan niat kecurangan berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik mahasiswa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,603 menunjukkan bahwa 60,3% variasi kecurangan akademik dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan 39,7% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Secara parsial, self control dan tekanan akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik, sedangkan niat kecurangan berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku kecurangan akademik lebih ditentukan oleh faktor psikologis berupa niat, dibandingkan faktor kontrol diri dan tekanan akademik.