Eva Susanti
SMA Negeri 8 Pekanbaru

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesalahan Berbahasa pada Aspek Ejaan, Diksi, dan Struktur Kalimat dalam Naskah Drama Siswa Kelas XI SMA Negeri 8 Pekanbaru: Analysis of Language Errors in Spelling, Diction, and Sentence Structure in Drama Scripts Written by Eleventh-Grade Students at SMA Negeri 8 Pekanbaru Indah Fauziah; Widya Warisma; Rhani Febria; Desi Sukenti; Eva Susanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2955

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesalahan berbahasa pada aspek ejaan, diksi, dan struktur kalimat dalam naskah drama siswa kelas XI SMA Negeri 8 Pekanbaru. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya pengaruh bahasa nonbaku, bahasa gaul, dan wacana media sosial terhadap produk tulisan siswa, khususnya dalam penulisan karya sastra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa serta mengidentifikasi faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data berupa naskah drama siswa yang dikaji melalui dokumentasi, pembacaan berulang, dan pencatatan pada lembar klasifikasi kesalahan. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, dengan dukungan triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan menjadi kategori paling dominan, diikuti kesalahan diksi dan struktur kalimat. Kesalahan tersebut tampak pada penggunaan kata nonbaku, campur kode Indonesia-Inggris, slang, kalimat tidak lengkap, dan kalimat tidak efektif. Faktor penyebabnya meliputi interferensi bahasa lisan, pengaruh media sosial, lemahnya pemahaman kaidah ejaan bahasa Indonesia, serta terbatasnya praktik penyuntingan teks.