Abstrak Akses air minum layak merupakan hak dasar manusia yang diamanatkan SDGs ke-6 dan Perpres No. 59 Tahun 2017. Meski capaian nasional mencapai 92,64% pada 2024, Jawa Barat masih mencatat disparitas antarwilayah yang tajam dengan akses perpipaan hanya 4,89%. Kajian yang mengidentifikasi kombinasi kondisi kausal spesifik yang membentuk pola akses air minum layak di tingkat kabupaten/kota Jawa Barat masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola kondisi ekonomi (PDRB per kapita ADHK), demografis (kepadatan penduduk), dan lingkungan (Indeks Kualitas Air/IKA) yang berasosiasi dengan capaian akses air minum layak di 27 kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan Fuzzy-Set Qualitative Comparative Analysis (fsQCA) dengan data sekunder cross-sectional tahun 2024. Hasil analisis menunjukkan dua jalur konfigurasi: Jalur 1 mencakup 7 wilayah dengan kepadatan penduduk rendah dan IKA rendah; Jalur 2 mencakup 6 wilayah dengan PDRB per kapita tinggi dan IKA tinggi. IKA muncul sebagai kondisi berulang di kedua jalur, menunjukkan peran penting kualitas air. Kata kunci: Akses Air Minum; PDRB per Kapita; Kepadatan Penduduk; Indeks Kualitas Air; fsQCA Abstract Access to safe drinking water is a fundamental human right enshrined in SDG 6 and Presidential Regulation No. 59 of 2017. Although national coverage reached 92.64% in 2024, West Java records a sharp disparity between regions with pipeline access of 4.89%. Research identifying specific causal combinations that shape drinking water access patterns at the regency/city level in West Java remains very limited. This study aims to analyze the patterns of economic conditions (GRDP per capita at constant prices), demographic (population density), and environmental (Water Quality Index/WQI) conditions associated with safe drinking water access across 27 districts/cities in West Java Province in 2024. The research uses Fuzzy-Set Qualitative Comparative Analysis (fsQCA) approach with cross-sectional secondary data in 2024. The analysis reveals two configuration pathways: Pathway 1 covers 7 areas with low population density and low WQI; Pathway 2 covers 6 areas with high GRDP per capita and high WQI. WQI emerged as a recurring condition in both pathways, underscoring the crucial role of water quality. Keywords: Drinking Water Access; GRDP per Capita; Population Density; Water Quality Index; fsQCA