Rahmat Hidayat
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Usaha Sambal Andaliman (Khas Batak) Perspektif Ekonomi Islam Rahmat Hidayat; Muhammad Ikhsan Harahap; Imsar
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan usaha Sambal Andaliman (Khas Batak) pada UMKM Sambal Andaliman Sapo Sapo berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Fokus penelitian meliputi pemahaman dan penerapan prinsip halal, manfaat sertifikasi halal, pengalaman pelaku usaha dalam mempersiapkan sertifikasi halal, serta strategi pengembangan bisnis melalui analisis SWOT. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM Sambal Andaliman Sapo Sapo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Sambal Andaliman Sapo Sapo belum memiliki sertifikat halal, namun telah menerapkan prinsip halal melalui penggunaan bahan baku yang halal, proses produksi yang higienis, serta transaksi yang dilakukan secara jujur dan transparan sesuai dengan nilai-nilai ekonomi Islam. Pemilik usaha juga memahami bahwa sertifikasi halal memiliki manfaat dalam meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat citra usaha, dan memperluas peluang pemasaran, meskipun sertifikasi tersebut belum diajukan karena usaha masih berfokus pada pengembangan operasional dan menghadapi kendala dalam perekrutan tenaga kerja. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh nilai X sebesar 1,18 yang berasal dari selisih Strengths (S) dan Weaknesses (W) serta nilai Y sebesar 1,02 yang berasal dari selisih Opportunities (O) dan Threats (T). Posisi tersebut menempatkan usaha pada Kuadran I (Growth Strategy), yang menunjukkan bahwa UMKM memiliki kekuatan internal dan peluang eksternal yang baik untuk berkembang. Strategi yang direkomendasikan adalah mempertahankan kualitas produk, memanfaatkan pemasaran digital, memperluas jaringan distribusi, serta mempersiapkan sertifikasi halal sebagai strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan sesuai dengan perspektif ekonomi Islam.