Ni Putu Novi Lisdayanti
Udayana University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA TENAGA KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI RSUD BALI MANDARA Ni Putu Novi Lisdayanti; Komang Menik Sri Krisnawati; Ni Putu Emy Darma Yanti
Community of Publishing in Nursing Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2026.v14.i02.p02

Abstract

Tenaga kesehatan sebagai garda terdepan sangat rentan tertular virus Covid-19 dan hal tersebut dapat meningkatkan kekhawatiran pada tenaga kesehatan, dimana kekhawatiran tersebut akan berdampak kepada motivasi kerja tenaga kesehatan. Motivasi kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat memengaruhi kinerja tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan selama masa pandemi COVID-19 di RSUD Bali Mandara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Responden penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di Ruang Isolasi RSUD Bali Mandara dengan total 50 tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas jenis kelamin tenaga kesehatan yang bertugas di ruang isolasi adalah perempuan (56%), mayoritas tenaga kesehatan yang bertugas adalah perawat (88%), gambaran motivasi kerja tenaga kesehatan mayoritas pada tingkat motivasi kerja yang baik (68%), dan gambaran kinerja tenaga kesehatan mayoritas ada pada tingkat kinerja yang baik (54%), analisis data dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan p-value < 0,05 dan didapatkan nilai korelasi (r) = 0,313. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja tenaga kesehatan selama masa pandemi Covid-19 di RSUD Bali Mandara dengan korelasi lemah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mempertahankan motivasi kerja untuk meningkatkan kinerja pada tenaga kesehatan.