Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Pemanfaatan Melon Muda Hasil Penjarangan Menjadi Produk Manisan Kering Melalui Pendekatan Asset Based Community Development di Desa Bulutigo Andini Azarina; Adelia Niky Saputro; Nor Rohmatun Nisa; Nabiilah Maiza Adisti; Faizyah Artika Harani; Nur Istiqomah; Nasruddin Nasruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4885

Abstract

Desa Bulutigo, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan menghasilkan melon sebagai komoditas pertanian unggulan, namun proses penjarangan buah menyisakan melon muda yang selama ini tidak dimanfaatkan dan hanya dijadikan pakan ternak. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan melon muda hasil penjarangan di Desa Bulutigo menjadi produk olahan bernilai tambah melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan Discovery, Dream–Design, dan Define/Deliver, meliputi observasi dan identifikasi aset, sosialisasi produk trial manisan kering melon (MYLON), pendampingan produksi dalam dua sesi, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah melon muda, dengan 23 kemasan MYLON berhasil diproduksi dari dua sesi pendampingan. Produk memiliki tekstur kenyal dengan cita rasa manis-asam, serta harga pokok produksi Rp2.705 per kemasan dan potensi harga jual Rp5.000 per kemasan yang memberikan margin keuntungan layak. Meskipun minat menjadikannya usaha rumahan masih terbatas pada sebagian peserta akibat kendala waktu, akses pemasaran, dan pasokan bahan baku musiman, program ini terbukti efektif mengubah hasil samping pertanian yang sebelumnya tidak bernilai menjadi peluang ekonomi baru, sekaligus menunjukkan bahwa pendekatan berbasis aset mampu mendorong kapasitas dan kemandirian ekonomi desa melalui optimalisasi potensi lokal.