Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Victory Offset Prima, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden, sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial, ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 0,617, nilai t hitung sebesar 7,010, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan secara parsial, ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 0,314, nilai t hitung sebesar 3,566, dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05). Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa pelatihan dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang ditunjukkan oleh persamaan regresi linier berganda Y = 1,458 + 0,617X₁ + 0,314X₂, nilai F hitung sebesar 68,458, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,699, yang berarti pelatihan dan kepuasan kerja mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 69,9%, sedangkan sisanya sebesar 30,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Victory Offset Prima, baik secara parsial maupun simultan.