Keterampilan dasar merupakan salah satu komponen penting dalam permainan sepakbola karena menjadi landasan bagi siswa untuk melakukan permainan secara efektif dan mendukung pencapaian prestasi. Namun, pada kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMA Negeri 1 Pante Ceureumen, evaluasi terhadap tingkat keterampilan dasar peserta belum dilakukan secara optimal, sehingga diperlukan pemetaan kemampuan sebagai dasar pembinaan dan penyusunan program latihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keterampilan dasar sepakbola siswa peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pante Ceureumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 20 siswa peserta ekstrakurikuler sepakbola yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan dasar sepakbola yang meliputi passing dan stopping, heading, dribbling, serta shooting. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui frekuensi, persentase, dan pengategorian tingkat keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat siswa dalam kategori baik sekali, sebanyak 8 siswa berada pada kategori baik, 6 siswa kategori sedang, 4 siswa kategori kurang, dan 2 siswa kategori sangat kurang. Secara keseluruhan, hasil penggabungan keempat jenis tes menunjukkan nilai rata-rata 200,00 yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, tingkat keterampilan dasar sepakbola siswa peserta ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pante Ceureumen berada pada kategori sedang, sehingga diperlukan evaluasi dan program latihan yang lebih sistematis untuk meningkatkan penguasaan keterampilan dasar sepakbola.AbstractBasic skills are one of the important components in football because they serve as a foundation for students to play effectively and support achievement. However, in the football extracurricular activities at SMA Negeri 1 Pante Ceureumen, the evaluation of participants' basic skill levels has not been done optimally, so it is necessary to map abilities as a basis for coaching and developing training programs. This study aims to analyze the basic football skill levels of students participating in the football extracurricular activities at SMA Negeri 1 Pante Ceureumen. The study uses a descriptive quantitative approach with a survey method. The population, which also serves as the study sample, consists of 20 students from the football extracurricular activities, determined using a total sampling technique. Data collection was done through basic football skill tests, including passing and stopping, heading, dribbling, and shooting. The data was analyzed using descriptive statistics through frequency, percentage, and categorization of skill levels. The study results showed that there were no students in the very good category, 8 students were in the good category, 6 students in the average category, 4 students in the low category, and 2 students in the very low category. Overall, the combined results of the four types of tests showed an average score of 200.00, which falls into the average category. Therefore, the basic soccer skill level of extracurricular students at SMA Negeri 1 Pante Ceureumen is in the average category, so a more systematic evaluation and training program is needed to improve their mastery of basic soccer skills.