This Author published in this journals
All Journal FENOMEN
Nada Khairunnisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN BUKU INTERAKTIF PENGENALAN BODY FOCUSED REPETITIVE BEHAVIOR SEBAGAI MEDIA EDUKASI TERHADAP ANAK USIA 4-8 TAHUN Nada Khairunnisa; Edi Jatmiko; Fransisca Sherly Taju
Fenomen: Jurnal Fenomena Seni Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/fenomen.v4i1.12178

Abstract

Kebiasaan-kebiasaan seperti menggigit kuku, menggaruk kulit, mencabut rambut, menggigit pipi seringkali dianggap sebagai kebiasaan yang lumrah bagi sebagian orang. Pada kenyataannya, kebiasaan ini merupakan salah satu respon dari adanya gangguan perilaku berulang yang berfokus pada tubuh atau Body Focused Repetitive Behaviors (BFRBs). Menurut Psychology Today, perilaku ini diperkirakan dimiliki oleh tiga persen dari populasi dan memengaruhi anak-anak serta orang dewasa. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, maka dapat mengakibatkan beberapa permasalahan pada tubuh seperti luka, infeksi, botak di kepala, dan cedera fisik lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sarana edukasi tentang BFRBs melalui buku interaktif untuk menambah pengetahuan serta memberikan kepekaan kepada orang tua terhadap kebiasaan-kebiasaan anaknya. Tujuan kreatif perancangan ini adalah mengenalkan kebiasaan BFRBs pada anak usia 4-8 tahun melalui media buku interaktif yang dapat memberikan pengalaman membaca yang lebih menyenangkan. Gerakan kertas seperti pull the tab dan lift the flap pada tiap buku bertujuan untuk membangun rasa penasaran serta simulasi mengenai kebiasaan serta dampak BFRBs. Buku ilustrasi interaktif dibuat berdasarkan hasil analisis data dengan metode 5W+1H yang diperoleh melalui studi literatur, wawancara, serta kuesioner untuk menjawab rumusan masalah. Hasil perancangan berupa empat serial buku interaktif dengan narasi yang mudah dipahami oleh anak-anak. Warna dan ilustrasi dari perancangan menggunakan warna vibrant namun masih nyaman di mata. Tipografi yang digunakan juga berupa huruf sans serif yang terkesan tidak terlalu tegas dengan mempertimbangkan kenyamanan mata pembaca