Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Mesin Diesel 2200cc Berbahan Bakar Solar B30 dengan Penambahan Minyak Sereh Mujahidin Mujahidin; Komarudin Komarudin
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 9 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i9.2932

Abstract

Peningkatan penggunaan biodiesel B30 sebagai bahan bakar alternatif pada mesin diesel memerlukan upaya untuk meningkatkan kualitas pembakaran agar performa mesin tetap optimal dan emisi gas buang dapat ditekan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan bioaditif berupa minyak sereh yang mengandung senyawa oksigenat sehingga berpotensi meningkatkan efisiensi proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan minyak sereh pada bahan bakar Solar B30 terhadap performa mesin diesel berkapasitas 2200cc yang meliputi torsi, daya, dan emisi gas buang, serta menentukan komposisi campuran yang memberikan performa terbaik. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan variasi campuran minyak sereh sebesar 2%, 4%, 6%, dan 8% pada bahan bakar Solar B30. Pengujian performa mesin dilakukan menggunakan dynotest, sedangkan pengujian emisi dilakukan menggunakan alat uji emisi gas buang. Data hasil pengujian dianalisis secara deskriptif melalui perbandingan nilai torsi, daya, dan emisi pada setiap variasi campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak sereh memberikan pengaruh terhadap performa mesin diesel. Campuran minyak sereh sebesar 2% menghasilkan performa terbaik dengan torsi maksimum sebesar 333,1Nm pada putaran 2500rpm dan daya maksimum sekitar 151BHP pada putaran 3500rpm. Campuran 4% juga menunjukkan peningkatan performa, sedangkan campuran 6% dan 8% mengalami penurunan akibat proses pembakaran yang kurang optimal karena konsentrasi aditif yang terlalu tinggi. Selain meningkatkan performa mesin, penambahan minyak sereh juga memengaruhi karakteristik emisi gas buang sehingga berpotensi menghasilkan pembakaran yang lebih bersih dibandingkan penggunaan Solar B30 tanpa aditif. Oleh karena itu, komposisi 2% direkomendasikan sebagai campuran optimum untuk meningkatkan performa mesin diesel dan mendukung bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.