Alya Dewi Khalisa
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Nordic Hamstring Exercise terhadap Knee Stability pada Atlet Sepak Bola pasca Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL): Literature Review Alya Dewi Khalisa; Febiola Irawati; Arif Pristianto
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2026: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) merupakan salah satu cedera lutut yang paling sering terjadi pada atlet sepak bola dan berkaitan dengan penurunan stabilitas lutut, performa fisik, serta peningkatan risiko cedera berulang. Nordic Hamstring Exercise (NHE) banyak diterapkan dalam program rehabilitasi pasca cedera ACL karena mampu meningkatkan kekuatan eksentrik otot hamstring dan stabilitas dinamis lutut. Tujuan: Menganalisis efektivitas Nordic Hamstring Exercise dalam meningkatkan stabilitas lutut pada atlet sepak bola pasca cedera ACL. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menelaah secara sistematis artikel ilmiah mengenai pengaruh NHE terhadap kekuatan otot hamstring, kontrol neuromuskular, keseimbangan, dan stabilitas lutut. Artikel diperoleh melalui Google Scholar menggunakan kata kunci yang relevan. Setelah menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi, sembilan artikel yang memenuhi syarat dianalisis secara deskriptif. Hasil: Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa NHE efektif meningkatkan kekuatan eksentrik otot hamstring, kontrol neuromuskular, propriosepsi, keseimbangan fungsional, dan stabilitas lutut. Peningkatan tersebut juga berkaitan dengan penurunan risiko cedera berulang pada atlet pasca cedera ACL. Kesimpulan: Nordic Hamstring Exercise merupakan strategi rehabilitasi yang efektif untuk meningkatkan stabilitas lutut, kekuatan otot hamstring, kontrol neuromuskular, propriosepsi, dan keseimbangan fungsional sehingga berkontribusi terhadap penurunan risiko cedera berulang pada atlet sepak bola pasca cedera ACL.