Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Pelaku Usaha Mikro Kecil Mengenai Penghapusan Jaminan Fidusia Secara Online asmarani Ramli; Suhadi Suhadi; Irawaty Irawaty; Dina Ristanti; Ayup Suran Ningsih; Harumsari Puspa Wardhani; Tiara Aurora Alia; Lubna Firdausa Hasna; Radha Evi Nur Rizki
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.338

Abstract

Jumlah UMKM di Kabupaten Temanggung yaitu sebanyak 24.000. Batursari saat ini memiliki jumlah UMKM yang tergolong cukup banyak. Bidang usaha yang ditekuni kebanyakan masyarakat yaitu pedagang sembako dan makanan. Keberadaan para pelaku UMKM selain membuat lingkungan sekitarnya terlihat ramai, juga mampu meningkatkan perekonomian dan kondisi finansial desa. Permasalahan masih banyak para pelaku UMKM di wilayah Batursari, Kabupaten Temanggung yang belum mengetahui dan memahami tentang pentingnya penghapusan jaminan fidusia ketika utang telah lunas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman penghapusan jaminan fidusia kepada para pelaku usaha UMKM dalam rangka memberikan kepastian hukum. Metode pengabdian yang digunakan adalah edukasi, workshop dan pendampingan. Edukasi mencakupi tata cara poses penghapusana jaminan fidusia secara online serta memberikan gambaran biaya yang perlu dikeluarkan dalam pengurusannya. Workshop digunakan untuk melakukan analisis permasalahan riil dan menyusun langkah-langkah penyelesaiannya. Pendampingan dilakukan untuk memastikan langkah-langkah penyelesaian berjalan sesuai rencana.
Land Redistribution of Accretion Land within Indonesia’s Agrarian Reform Framework Adellya Salsabilla Hermawan; Suhadi Suhadi
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 9 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v9i2.14057

Abstract

This study aims to analyze the juridical status of accretion land within Indonesia’s land law system and to examine its operational integration into the agrarian reform framework through the Agrarian Reform Object Land (TORA) mechanism. Employing a normative juridical approach, this research is based on statutory and conceptual analysis using deductive legal reasoning to assess the coherence between legal norms and their practical application. The findings reveal that although accretion land is formally classified as state-controlled land, its governance is characterized by a significant gap between normative regulation and empirical utilization by coastal communities, resulting in legal uncertainty, administrative ambiguity, and potential agrarian conflicts. Furthermore, accretion land demonstrates substantial strategic value as a redistribution object within agrarian reform, particularly in strengthening tenure security and promoting socio-economic welfare; however, its implementation remains constrained by fragmented regulations, overlapping authority, and limited institutional capacity. The novelty of this study lies in the explicit conceptualization of accretion land as a systematic and legally viable component of agrarian reform, accompanied by the development of an integrative legal-operational framework that bridges doctrinal law with empirical land use practices in coastal areas. This study contributes both theoretically, by advancing agrarian law discourse through the integration of normative and practical perspectives, and practically, by offering policy-oriented recommendations to enhance regulatory harmonization, institutional coordination, and equitable land governance.