Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, menghadirkan program kerja unggulan berupa sosialisasi pertanian modern kepada kelompok tani desa dengan fokus pada transformasi pola pikir (mindset) dari petani konvensional menuju petani modern. Kegiatan ini menghadirkan Bapak Fahmi, seorang praktisi marketing di bidang pertanian dan pengolahan tanah, sebagai pemateri utama yang menyampaikan urgensi pengolahan tanah yang tepat sebagai fondasi keberhasilan budi daya, sebelum kelompok tani diajak menyaksikan demonstrasi langsung (praktik percontohan) budidaya berbagai jenis melon dalam sistem greenhouse. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan secara rinci proses pelaksanaan sosialisasi, konteks kelompok tani sasaran, materi yang disampaikan pemateri, respons peserta, hingga dampak nyata program terhadap perubahan cara pandang dan tindak lanjut kelompok tani. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis observasi partisipatif selama pelaksanaan KKN, dilengkapi telaah pustaka atas praktik-praktik pengabdian masyarakat sejenis di bidang smart farming dan penyuluhan pertanian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi antara penguatan materi dasar dengan demonstrasi lapangan berbasis greenhouse melon berhasil menumbuhkan pemahaman, minat, dan kepercayaan kelompok tani terhadap sistem pertanian terkendali. Dampak paling konkret dari kegiatan ini adalah munculnya rencana tindak lanjut dari kelompok tani desa untuk mengembangkan greenhouse pepaya, yang anggarannya telah dialokasikan oleh pemerintah desa sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program. Artikel ini juga membahas faktor pendukung, tantangan, serta rekomendasi bagi keberlanjutan program pasca-KKN. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang memadukan penguatan pengetahuan dasar dengan percontohan praktik lebih efektif dalam mendorong adopsi inovasi pertanian dibandingkan penyuluhan yang bersifat teoretis semata.