Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFORMASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI INOVASI ROCKET STOVE SEBAGAI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA RANDEGAN KAB. BANJARNEGARA Caecilia Ovita Dhani Sunarko; Kurniawati Mutmainah; Ummul Azki Lu’luil Maulidiyah; Hafid Dwi Nugroho; Andri Rizkiansyah; Rifki Aniisa; Ndaru Muhammad Damarjati; Siti Nur’aini; Charirah Malikal Bulqis; Nila Amalia; Firos Javier Alzena; Fika Nurhidayati; Muhammad Yusuf Masyhar; Khusnul Lita Romadhoni; Cempaka Nur Pratiwi
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12617

Abstract

Permasalahan sampah di wilayah perdesaan masih dipengaruhi oleh keterbatasan pemilahan, pengangkutan, dan pemanfaatan sampah dari sumbernya. Kondisi tersebut mendorong perlunya alternatif pengelolaan berbasis masyarakat dan teknologi tepat guna. Kegiatan ini bertujuan mengkaji penerapan Rocket Stove dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Randegan, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui identifikasi masalah, edukasi pemilahan sampah, pembuatan dan demonstrasi Rocket Stove, serta observasi partisipatif. Teknologi ini digunakan untuk memanfaatkan residu biomassa kering, seperti ranting dan potongan kayu, yang telah dipilah dari sampah lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Rocket Stove berpotensi meningkatkan pemanfaatan residu biomassa sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah. Teknologi ini juga berpotensi menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, keberlanjutannya tetap bergantung pada pemilahan yang konsisten, pemilihan bahan bakar yang tepat, keselamatan penggunaan, dan keterlibatan masyarakat. Dengan demikian, Rocket Stove dapat menjadi salah satu teknologi pendukung dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan biomassa secara lebih berkelanjutan di tingkat desa.