Pabrik Kelapa Sawit merupakan salah satu bentuk agroindustri yang berperan penting dalam mengolah Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) dan kernel. Proses produksi Crude Palm Oil (CPO) melibatkan penggunaan suhu dan tekanan tinggi sehingga memiliki potensi bahaya terhadap keselamatan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko kecelakaan kerja pada setiap tahapan proses produksi di PT XYZ dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) Penelitian dilaksanakan pada data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja dan petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta dokumentasi aktivitas di sepuluh stasiun produksi. Analisis dilakukan melalui identifikasi bahaya, penilaian tingkat kemungkinan (likelihood) dan keparahan (severity), serta penentuan tingkat risiko menggunakan matriks JSA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 aktivitas kerja yang diamati, 11 aktivitas tergolong berisiko rendah, 8 berisiko sedang, dan 9 berisiko tinggi. Bahaya utama meliputi kebisingan, luka bakar akibat uap panas, serta risiko terpeleset di area kerja. Risiko tertinggi terdapat pada stasiun sterilizer, boiler, dan kamar mesin yang beroperasi dengan suhu serta tekanan tinggi. Penerapan Job Safety Analysis (JSA) terbukti efektif dalam mengidentifikasi bahaya, menetapkan prioritas pengendalian, serta meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di lingkungan pabrik.