Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integration of Artificial Intelligence in Learning: An Analysis of The Effectiveness of Chatbot Use on Student Independence Erliza Septia Nagara; Esti Raihana; Bambang Amir Alhakim; Muhammad Arsyad; Muhammad Muhammad
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2892

Abstract

The development of artificial intelligence (AI) technology has changed the paradigm of education globally, particularly through the use of interactive chatbots as a medium for independent learning. This study aims to analyze the effectiveness of using AI-based chatbots in improving student learning independence in higher education. The research method used is a quasi-experimental quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The study sample included 180 students who were randomly divided into an experimental group (chatbot- assisted learning) and a control group (conventional learning). The data collection instrument used a Likert scale questionnaire that measured indicators of learning independence (initiative, goal setting, learning strategies, self-monitoring, and evaluation of results) as well as an academic ability test. Data analysis was carried out using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The results of the analysis show that the use of AI chatbots has a positive and significant effect on student learning independence with a path coefficient () and contribution to learning achievement of 38.4% (Chatbots have proven effective as digital scaffolding, providing instant feedback and customizing materials to individual learning pace. The implications of this research underscore the importance of structured AI technology integration into higher education curricula to foster student autonomy and self-regulation in the digital age.
Pemanfaatan Sereh Sebagai Bahan Alami Spray Anti Nyamuk: Upaya Pemberdayaan Masyarakat RT 04 Kelurahan Tampan Reza Putra Pratama; Nashuha Ramadhania; Putri Dwi Aldasra; Alya Nafisah Zahira; Raffi Septiawan; Aditya Pratama; Regina Dwi Lestasri; Muhammad Raihan; Lisa Maharani; Muhammad Sofwan Ghalib; Esti Raihana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.210

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penular berbagai penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, sehingga pencegahan terhadap gigitan nyamuk menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat. Di lingkungan RT 04 Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, khususnya sereh, sebagai bahan alami untuk mengurangi gangguan nyamuk masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada ibu-ibu RT 04 melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar sereh sebagai alternatif alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi langsung, serta sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan spray, mulai dari pencucian dan pemotongan sereh, perebusan, penyaringan, hingga pencampuran dengan alkohol dan aquadest sebelum dikemas ke dalam botol spray. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah, meskipun produk yang dihasilkan memiliki daya simpan terbatas, yaitu sekitar tiga hingga lima hari pada suhu ruang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tema besar KKN Kelompok 4, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan”.
Pemanfaatan Sereh Sebagai Bahan Alami Spray Anti Nyamuk: Upaya Pemberdayaan Masyarakat RT 04 Kelurahan Tampan Reza Putra Pratama; Nashuha Ramadhania; Putri Dwi Aldasra; Alya Nafisah Zahira; Raffi Septiawan; Aditya Pratama; Regina Dwi Lestasri; Muhammad Raihan; Lisa Maharani; Muhammad Sofwan Ghalib; Esti Raihana
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v5i1.210

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penular berbagai penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria, sehingga pencegahan terhadap gigitan nyamuk menjadi hal penting dalam menjaga kesehatan lingkungan masyarakat. Di lingkungan RT 04 Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, khususnya sereh, sebagai bahan alami untuk mengurangi gangguan nyamuk masih terbatas, sehingga diperlukan edukasi mengenai pemanfaatan bahan alami yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan rumah tangga. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada ibu-ibu RT 04 melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk berbahan dasar sereh sebagai alternatif alami. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, demonstrasi langsung, serta sesi tanya jawab mengenai proses pembuatan spray, mulai dari pencucian dan pemotongan sereh, perebusan, penyaringan, hingga pencampuran dengan alkohol dan aquadest sebelum dikemas ke dalam botol spray. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan antusias serta memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah, meskipun produk yang dihasilkan memiliki daya simpan terbatas, yaitu sekitar tiga hingga lima hari pada suhu ruang. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi tema besar KKN Kelompok 4, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kepedulian Lingkungan”.