Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Dagusibu Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMP Tentang Penyimpanan Obat Berdasarkan Bentuk Sediaan Hindri Syahputri; Yusnita Putri Marpaung; Zahrima Dwi Ananda Lubis; Nadia Pasaribu; Putri Aulia; Khoirul Ummi Nur’ailah Surbakti
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2906

Abstract

Improper medication storage can compromise a drug's quality, stability, safety, and effectiveness, potentially diminishing its therapeutic benefits. Therefore, early education on the proper acquisition, use, storage, and disposal of medicines—specifically through the DAGUSIBU program (an acronym for *Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar* or "Obtain, Use, Store, and Dispose of Medicines Correctly")—is essential. This community service initiative aimed to enhance the knowledge of junior high school students regarding medication storage based on dosage forms. The activity employed interactive educational methods, including presentations, leaflet distribution, discussions, Q&A sessions, and quizzes to evaluate participant understanding. Conducted as part of the Student Community Service (KKN) program, the initiative targeted junior high school students as its primary audience. The results demonstrated that participants engaged enthusiastically, actively contributed to discussions, and successfully answered questions during the evaluation session. This educational effort is expected to improve students' knowledge and awareness of proper medication storage, enabling them to apply these practices in their daily lives and promote rational medication use within their families and communities
Penerapan Program Apoteker Cilik Sebagai Media Edukasi Kesehatan di UPTD SDN 16 Desa Gambus Laut Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara Rini Fadhillah Putri; Beta Rapita Silalahi; Zakkira Zakkira; Nazwa Putri Aprilia; Nur Maulida Nasution; Putri Aulia; Ahmad Mawardi
Journal Liaison Academia and Society Vol 5 No 4: Desember 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i4.1154

Abstract

Program Apoteker Cilik merupakan kegiatan edukasi kesehatan yang ditujukan bagi siswa sekolah dasar sebagai upaya memperkenalkan profesi apoteker sekaligus menanamkan pemahaman mengenai penggunaan obat yang benar sejak usia dini. Program ini dirancang dengan metode interaktif sehingga materi lebih mudah dipahami dan sekaligus menyenangkan untuk anak-anak. Bentuk kegiatan meliputi penyampaian materi sederhana, permainan edukatif, sesi tanya jawab, pemutaran video singkat, hingga nyanyian yel-yel yang membangkitkan semangat serta menambah keceriaan suasana belajar bersama teman sebaya. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh wawasan baru mengenai siapa itu apoteker, apa saja tugas dan tanggung jawabnya, serta perannya dalam menjaga kesehatan masyarakat. Anak-anak juga diajarkan cara memperoleh obat yang aman di apotek, aturan minum obat sesuai dosis dan waktu, serta pentingnya penyimpanan obat agar tetap terjaga kualitas dan keamanannya. Tidak hanya itu, siswa dilatih untuk membedakan obat yang aman dengan obat berbahaya serta memahami risiko penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan ataupun orang tua di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sekaligus sikap positif siswa. Mereka lebih sadar akan pentingnya penggunaan obat dengan benar dan memperlihatkan antusiasme tinggi dalam setiap aktivitas. Dengan demikian, Program Apoteker Cilik terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan sekaligus membentuk siswa sebagai kader kecil penyebar informasi kesehatan di sekolah maupun lingkungan keluarga sekitar.