Afriani, Rita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN GURU PKn DALAM PEMBINAAN PERILAKU SISWA (Studi Tentang Pengembangan Kecerdasan, Tanggung Jawab, dan Partisipasi Siswa di SMP Negeri 2 Palu) Afriani, Rita
EDU CIVIC Vol 4, No 2 (2016): JURNAL EDU-CIVIC
Publisher : EDU CIVIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.194 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru PKn dalam pembinaan perilaku siswa (Studi Tentang Pengembangan Kecerdasan, Tanggung Jawab, dan Partisipasi di SMP Negeri 2 Palu). Sejalan dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu : mengembangkan kecerdasan intelektual siswa, mengembangkan tanggung jawab siswa, dan partisipasi siswa. Unit analisis adalah guru PKn dengan menggunakan purposive sampling yang terdiri dari 11 orang, 4 diantaranya guru PKn sebagai informan kunci, serta 7 orang berasal dari siswa sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap yakni : reduksi data, penyajian data, kemudian disimpulkan. Hasil penelitian bahwa para guru PKn dapat mengembangkan kecerdasan intelektual meliputi : pemberian materi, penggunaan metode, dan strategi pembelajaran. Para guru dapat mengembangkan tanggung jawab siswa dengan mengerjakan tugas meliputi pekerjaan rumah(Pr), mengikuti upacara bendera dengan hikmat, membersihkan ruang kelas sesuai piket yang dijadwalkan, dan para guru juga dapat mengembangkan partisipasi siswa meliputi dengan mengajak siswa-siswi untuk bergotong-royong, mengikuti upacara dengan hikmat, mengikuti kegitan ektrakulikuler(Pramuka, PMR, dan Olimpiade) membersihkan kelas sesuai piket, menyiram tanaman, dan membantu teman yang lagi berduka, apapun bentuk partisipasi pada dasarnya untuk membiasakan siswa melakukan berbagia hal yang positif didalam lingkungan sekolah, dengan harapan siswa dapat mengembangkan partisipasi yang lebih banyak.  Kata kunci : Peran Guru, Kecerdasan, Tanggung jawab, dan Partisipasi Siswa.
PENGEMBANGAN POLA AFEKTIF DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI: PENELITIAN METODE CAMPURAN PADA SEKOLAH DASAR DI INDONESIA. Afriani, Rita; Jasrial; Zen, Zelhendri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53960

Abstract

This study aims to examine the development of students’ affective patterns in technology-based learning at the elementary school level in Indonesia. The main focus is to analyze how the integration of technology in the learning process influences students’ affective aspects, including motivation, learning interest, engagement, and attitudes toward classroom activities. The research employed a mixed-methods approach with a sequential explanatory design, in which quantitative data collection was followed by qualitative data to strengthen the findings. Quantitative data were gathered through questionnaires distributed to elementary school students, while qualitative data were obtained through teacher interviews and classroom observations. The findings indicate that the use of technology in learning contributes positively to the development of students’ affective patterns. Students become more motivated, more actively engaged in learning activities, and demonstrate more positive attitudes toward the learning materials. However, the effectiveness of technology-based learning is still influenced by several factors, such as teachers’ readiness to implement technology, the availability of infrastructure, and the design of instructional activities. In conclusion, technology-based learning has significant potential to enhance students’ affective domain in elementary education, provided that it is supported by appropriate and sustainable implementation strategies.