Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan motivasi siswa SD dalam melaksanakan puasa sunnah serta terbatasnya media pembelajaran PAI yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi SAPA (Sahabat Puasa Sunnah) berbasis DeepSeek sebagai media pembelajaran PAI bagi siswa kelas VI sekolah dasar. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) berbasis DeepSeek ke dalam media pembelajaran PAI yang menggabungkan materi, video pembelajaran, kuis, permainan edukatif, serta evaluasi pembelajaran dalam satu platform digital interaktif yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi SAPA meningkatkan keaktifan belajar siswa dari 33% menjadi 87% serta meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi puasa sunnah berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Fitur interaktif berupa materi, video animasi, kuis, dan permainan edukatif juga meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, integrasi teknologi DeepSeek pada aplikasi SAPA memberikan kontribusi sebagai inovasi media pembelajaran PAI yang lebih adaptif, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa SD